Wahai istriku……….Adakah sebersit ragu dihatimu?


Wahai istriku yang tercinta……….
Berapa lamakah dikau menungguku kala malam tiba

Adakah sebersit ragu dihatimu selama kita bersatu??
Dalam ikatan perkawinan yang kita tuju

Hampir dua dasawarsa ku harus berlayar di ibu kota
Mencari penghidupan bagi keluarga tercinta
Merajut malam dalam ruang kos yang sepi
Menempuh jalan berdebu Jakarta sepanjang hari

Kutahu godaan setan itu mungkin nyata
Namun yakinlah bahwa diriku tetap setia
Serta menjaga keutuhan janji luhur itu
Setiap kuingat senyum anak kita dan bersit wajahmu

Istriku…..perahu kita kan terus melaju
Menuju samudra luas kehidupan nan biru
Menggapai impian dan asa keluarga kita
Menuju kehidupan dunia dan akhirat yang bahagia


Tentang djadja

Seorang hamba Allah, ayah, suami, kepala rumah tangga (Commander In Chief), praktisi pendidikan, manajemen dan telematika yang mencoba merunduk di ladang ibadah
Pos ini dipublikasikan di Pemikiran, Pribadi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s