Schools is not an assembling plant (Sekolah bukan pabrik perakitan)

(In My Humble Opinion)……Pengalaman pribadi sebagai murid, guru dan orang tua , saya selalu melihat “azas keberlimpahan” (abundance principle) adalah sangat penting dalam pengelolaan sekolah. Setelah membandingkan beberapa sekolah (dari SD s/d PT), ternyata “things can be anything but is not everything” dan “human is more important than numbers” juga dikhidmati bahwa “schools is not an assembling plant”

Sebagai guru, diluar parameter ekonomi, saya berpandangan seorang murid melihat guru (dan juga sekolah) bukan dari apa yang dikatakan atau diberikannya, tapi apa yang dirasakannya….Mungkin pemeo Sunda “Basa mah teu meuli” sangat tepat dalam hubungan guru/sekolah dengan murid serta stakeholder lainnya.

“I have come to believe that a great teacher is a great artist and that they are as few as there are any other great artists. Teaching might even be the greatest of the arts since the medium is the human mind and spirit.” – John Steinbeck

Iklan

Tentang djadja

Seorang hamba Allah, ayah, suami, kepala rumah tangga (Commander In Chief), praktisi pendidikan, manajemen dan telematika yang mencoba merunduk di ladang ibadah
Pos ini dipublikasikan di Pemikiran, Pendidikan, Pribadi dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s