Pernyataan Filosofis Pendidikan Djadja Achmad Sardjana

Peran saya sebagai pendidik dan professional dalam bidang Pendidikan, Informatika, dan Manajemen memiliki banyak kesamaan dengan hobi saya membaca dan menulis. Saya mencintai membaca dan menulis, di sisi lain, meraih kesempatan untuk mengarahkan profesionalisme di bidang Pendidikan Informatika, dan Manajemen. Dengan membaca dan menulis berarti memiliki media yang tepat, menciptakan kondisi pertumbuhan yang tepat untuk pertumbuhan pengetahuan dan kepakaran pribadi, dan kewaspadaan terhadap ancaman dan tantangan di bidang Pendidikan, Informatika, dan Manajemen. Saya menulis, membaca dan menyimpan catatan serta menetapkan tujuan dan mengevaluasi arah hidup saya. Ada banyak kesamaan membaca dan menulis dalam dan hubungannya dengan penyelenggaraan program bidang pendidikan dan professional.

Sebagai seorang pendidik dan professional, saya memiliki banyak tuntutan memanfaatkan waktu untuk mendidik. Saya percaya akan mencurahkan lebih banyak energi untuk proses pembelajaran karena peserta didik dapat melihat manfaat dari curahan waktu saya dalam pembelajaran. Dalam setiap pertemuan dengan pembelajar, saya mencoba untuk membangkitkan rasa ingin tahu, menumbuhkan kesopanan, membangun kerja sama dan manajemen tim, berpikir analitis, dan mengadaptas pengetahuan saat ini. Saya mengatur “panggung” pembelajaran bersama, dan menunjukkan struktur yang mendasari saya untuk membuat keputusan. Saya menyelidiki tingkat pengetahuan pembelajar, saya mengajukan pertanyaan dan membiarkan pembelajar sedikit berjuang untuk menjawab – Ini dimaksudkan agar mereka membuat komitmen. Lalu saya berusaha mengetahui proses apa yang digunakan untuk sampai pada jawabannya. Apakah mereka menggunakan literatur, pengalaman pribadi, atau kebiasaan saja? Apakah mereka menghubungkan  pengetahuan mereka dengan literatur yang ada?

Tujuan saya dalam mendidik tidak terbatas pada domain pengetahuan. Pendidik harus belajar keterampilan kerja sama dan manajemen tim juga. Mengekspos struktur “Permainan Peran” atau metode lain yang mendasari pembelajar bekerja ketika menyelesaikan sebuah tugas, merencanakan atau mengkritisi tim, atau membuat keputusan kepemimpinan pembelajaran. Model ini mengarah pada langkah penting memberikan umpan balik yang dapat diidentifikasi. Pembelajar juga harus memberikan umpan balik kepada pendidik namun biasanya pendidik yang memintanya.

Pendidik harus bertanggung jawab besar dalam proses pembelajaran. Mereka harus mengambil pendekatan aktif untuk belajar. Saya percaya pembelajar yang sukses berkembang dari hanya memiliki pengulangan teori atau kasus untuk menghubungkan pengalaman kerja mereka dengan pengetahuan yang ada di luar. Pada akhir pendidikan, diharapkan pembelajar yang sukses dapat belajar di luar konteks kasus, karena mereka berusaha untuk “menguasai” lapangan kehidupan.

Iklan

Tentang djadja

Seorang hamba Allah, ayah, suami, kepala rumah tangga (Commander In Chief), praktisi pendidikan, manajemen dan telematika yang mencoba merunduk di ladang ibadah
Pos ini dipublikasikan di Filosofi, Ilmiah, Kebijakan, Leadership, Lecture, Pemangku Kepentingan, Pemikiran, Pendidikan, Pribadi dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pernyataan Filosofis Pendidikan Djadja Achmad Sardjana

  1. ali imron berkata:

    selamat pak Djaja….. semoga berkah selalu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s