Hugo Chavez dan Perjuangannya Melawan “Iblis”

https://i1.wp.com/divergences.be/local/cache-vignettes/L220xH242/chavez.un-2b85f.jpg

“Di sini, masih tercium bau sulfur hari ini, di meja saya berdiri di depan saat ini,” kata Chavez pada September 2006. “Kemarin, dari mimbar ini, Presiden AS, pria yang saya sebut ‘iblis’ datang ke sini, berbicara seakan-akan dia pemilik dunia. Sungguh, seakan-akan sebagai pemilik dunia,” tegasnya mengejek Bush kala itu.

Ya, pemimpin Venezuela yang satu ini sering “Menggali kapak peperangan” terhadap beberapa presiden Amerika Serikat yang dianggapnya “Iblis“……….

Mengapa Hugo Chavez Membenci Amerika?

Seperti diketahui bahwa Chavez selalu saja melontarkan kritikan dan kecaman yang mengutuk semua tindakan Amerika. Ketika pertama kali terjadi serangan Israel kepada penduduk Gaza setahun yang lalu, ia segera menutup semua sinagog di negerinya. Ini dilakukannya karena Israel merupakan “anak emas” AS selama ini. Ia menyalahkan Amerika yang tidak melakukan tindakan apapun kepada Israel.

Kemudian, ketika terjadi peristiwa Haiti, Amerika yang memberikan bantuan banyak sekali atas bencana gempa bumi, Chavez mengatakan bahwa itu bukanlah bantuan sama sekali, tapi sebuah invasi. “Setelah gempa sebenarnya, sekarang Haiti mengalami gempa senjata.” begitu ucapan sinikal Chavez.

Bahkan tak tanggung-tanggung, Chavez memanggil George W. Bush (mantan presiden AS) dengan sebutan “El Diablo.” Artinya, apalagi kalau bukan sebagai sumpah serapah sangat kasar.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi kebencian Chaves. Sebagian besar negara di dunia membenci Amerika karena arogansinya. Sementara seluruh dunia ini difokuskan pada konservasi energi sampai taraf tertentu, Amerika terus mendorong energi kendaraan yang paling tidak efisien.

Selama bertahun-tahun, Amerika Serikat selalu mewakili sekitar 25% dari konsumsi minyak tahunan dunia. Fakta ini menunjukkan pengabaian gerakan menuju energi bersih di seluruh dunia. Kapitalis Amerika lebih peduli siapa yang akan memenangkan pertandingan sepak bola berikutnya daripada kebanyakan isu-isu lain.

Alasan lainnya adalah saat ini Amerika menguasai dan mengendalikan perdagangan dunia. Negara-negara berpaham sosialis cenderung komunis seperti Venezuela berada di garis pinggir, hingga tak heran jika Chavez sangat membenci Amerika.

Dan kini, kelihatannya ia akan melanjutkan Perjuangannya Melawan “Iblis” di dimensi lain setelah ia meninggal. Wakil Presiden Nicolas Maduro mengumumkan bahwa Presiden Venezuela Hugo Chavez meninggal pada 6 Maret 2013. Ia dilaporkan menderita infeksi saluran pernapasan akut kala menjalani perawatan kanker.

Tentang djadja

Seorang hamba Allah, ayah, suami, kepala rumah tangga (Commander In Chief), praktisi pendidikan, manajemen dan telematika yang mencoba merunduk di ladang ibadah
Pos ini dipublikasikan di Leadership, Pemikiran, Pribadi, Sejarah, Tokoh dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s