Neuteuli Dan Arogansi, Bukan Solusi Namun Distorsi

Saat ini bangsa kita dalam keadaan bermutasi…….. Semua permasalahan dicoba diselesaikan dengan diplomasi yang seringkali nafsi-nafsi…….Masalah BBM, UN, Kurikulum, Impor Daging, Waduk Pluit bahkan Eyang Subur………

Banyak orang menanggap kemarahan bisa menyelesaikan masalah……Kemudian membahas kesalahan sampai berlarut-larut (bahasa sunda : Neuteuli). Apa tidak melelahkan membuang energi dengan membuat jiwa menjadi tidak tenang, tekanan darah meninggi, otot tegang, kening berkerut, alis bertaut….dan yang terpenting, apakah kemarahan menyelesaikan masalah?

Karena arogansi seringpula suatu masalah melenceng keluar jalur….Walau teknologi dan metodologi sudah canggih (can kapanggih), seperti pesawat Lion Air Boeing 737-800NG yang gagal mendarat Bandara Bali…….Semua berteriak ingin berpatispasi, namun akhirnya menimbulkan distorsi daripada didapatnya informasi…….

Apakah kita harus menyelesaikan masalah setelah mendapat azab Illahi? Contohnya setelah Tsunami, perdamaian menjadi hakiki serta orang  mengerti bahwa tidak ada yang mustahil untuk suatu solusi….Audzubillahi Min Dzalik……………..

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=C2WcV28av6o]

Iklan

Tentang djadja

Seorang hamba Allah, ayah, suami, kepala rumah tangga (Commander In Chief), praktisi pendidikan, manajemen dan telematika yang mencoba merunduk di ladang ibadah
Pos ini dipublikasikan di Canda, Filosofi, Pemikiran, Pribadi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s