Pahlawan Terbesar Itu Bernama Ayah Bunda

Kasih Ayah sepanjang langkah, Kasih Ibu sepanjang kalbu

syamsuramly

SHOUTH WALES, akhir tahun 1863.
Salju memutih. Titik hitam di atas hamparan salju. Semakin membesar. Dalam balutan kain tebal, tampak seorang ibu tertatih. Ia menggendong bayinya di antara deru dan embusan angin yang sangat menusuk.

Seketika, gemuruh mengurung sang ibu dan bayi yang digendongnya. Entah dari arah mana gunungan salju dalam badai itu datang. Saking dahsyatnya, tak seorang pun yang sejak awal melihat sang ibu memberanikan diri keluar untuk menolongnya.

Badai reda. Beberapa orang yang menyaksikan kejadian tersebut berdiri mematung. Seketika tersadar. Dalam pada itu, mereka berhamburan menuju tempat kejadian. Terlambat ….

Sesosok mayat terbujur kaku. Mantel tebalnya tak lagi membungkus dirinya. Ada sosok kecil dengan kedipan mata jernih yang kini terbungkus kain tebal tersebut. Sang ibu telah mengorbankan jiwa dan raganya demi menyelamatkan generasi penerusnya.

Inggris, 1916.
Sebuah pemerintahan baru. Seorang negarawan. Seorang pemimpin. Seorang David Lloyd George (1863-1945). Ia telah menjadi seorang yang besar dari sebuah pengorbanan seorang…

Lihat pos aslinya 455 kata lagi

Iklan

Tentang djadja

Seorang hamba Allah, ayah, suami, kepala rumah tangga (Commander In Chief), praktisi pendidikan, manajemen dan telematika yang mencoba merunduk di ladang ibadah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

4 Balasan ke Pahlawan Terbesar Itu Bernama Ayah Bunda

  1. Ela nurela berkata:

    Emak bapak adalah pahlawan sesungguhnya seorang anak yg tak mampu kau bayar dengan materi untuk semua jasa2nya. Semoga beliau berdua ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s