Arsip Tag: Puisi

Manusia Sepanjang Usia

Adam dan Hawa, manusia pertama di dunia Berharap terus  surga sejak awalnya Namun mereka makan buah kholdi tanpa terpaksa Akhirnya harus turun ke dunia yang fana Manusia kadang lupa kemana harus kelana Dari kecil hingga dewasa penuh khilaf dan dosa Andai mereka … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Anak, Ayah, Bandung, Ibu, Keluarga, Pribadi, Puisi | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Ananda, Namamu Adalah Doa Ayah Dan Bunda

Ananda, namamu adalah tanda kasih Ayah Bunda Kami ingat bahwa itu penuh harapan dan makna Siti Fadilah Ristekawati, nama untuk putri pertama Artinya Putri  Keutamaan Ilmu Pengetahuan, Ananda   Ananda, Namamu Adalah Doa Ayah Dan Bunda Itu Dikaitkan dengan hikayat kelahiranmu, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Anak, Ayah, Ibu, Keluarga, Pribadi, Puisi | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Ramadhan Bade Wekasan

Ramadhan tos aya dituntung jalan Urang ulah ngan saukur kedal harepan Bakal meunang sarebu bulan Padahal bekel ibadah ngan saukur tatambalan Ramadhan Bade Wekasan Ulah ngan kueh anu diwadahan Oge kudu pinuh ku rahmat jeung ampunan Akhirna dibebaskeun tina naraka … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Anak, Ayah, Ibadah, Ibu, Islam, Kebijakan, Keluarga, Puisi, Sunda | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Taufik Ismail: Orang Desa Mencetak Harapan, Orang Kota Mencetak Keluhan

Gambaran dari Sebuah Puisi Taufik Ismail untuk Sahabatnya, seorang Alumni IPB yang sangat menginspirasi Syair untuk Seorang Petani dari Waimital, Pulau Seram, yang pada Hari Ini Pulang ke Almamaternya I Dia mahasiswa tingkat terakhir ketika di tahun 1964 pergi ke pulau Seram … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filosofi, Kebijakan, Pemangku Kepentingan, Pribadi, Puisi, Tokoh | Tag , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Bercermin Dalam Sepi, Berkaca Dalam Sangkala

Setahun sudah kulalui ombak seruni Menuju biduk sanubari suara hati Seimbangkan sauh sembari hidup jeda  Bercermin Dalam Sepi, Berkaca Dalam Sangkala  

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Meninggalkan komentar

Sementara Waktu Terus Berjalan

  Kita memang sadar hidup adalah perjalanan Menuju kilatan kehidupan sepanjang zaman Dalam rumah kaca harapan yang terpasang  Di ruang hati berdinding sulam  kasih sayang   Sementara waktu terus berjalan  Jelang malam hari semburat padam Kembalikan jiwa pasrah yang tenang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filosofi, Keluarga, Pemikiran, Pribadi, Puisi | Tag , , , , | 4 Komentar

#RenunganPembebas Surga Ada Di Bawah Telapak Kaki Ibu

Semenjak kakiku melangkah ke bumi Ada satu hal yang selalu kujaga Hati dan pikiran ibu yang melahirkanku Biarlah kasih sayang menjadi perisai jiwa   Menyusuri perjalanan hidup yang fana ini Membekal sukma dengan bakti dan hormat jiwa Kupahami benar makna … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Anak, Filosofi, Ibadah, Islam, Kebijakan, Keluarga, Pribadi, Puisi, Tokoh | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar